Seni merupakan ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan ke dalam kreasi
dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsur-unsur keindahan,
dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.
Suatu seni hanya akan dapat kita rasakan dan kita nilai apabila karya
seni tersebut disampaikan dengan cara berkomunikasi yang baik. Semua
perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga
menggerakan jiwa perasaan manusia itu adalah seni (Ki Hajar Dewantara).
Seni pertunjukan merupakan karya seni yangpada intinya berdasar pada
filsafat keindahan atau yang lebih dikenal dengan sebutan estetika. Pandangan
para filsuf akan nilai estetika pun berbeda-beda. Menurut Plato (428-348), keindahan
dapat dibagi menjadi dua bagian. Pertama, keindahan mengingatkan kita pada
dunia yang maha luas. Kedua, keindahan membatasi diri kita pada dunia nyata.
Sedangkan pandangan Aristoteles lebih
ditujukan pada bentuk karya seni sastra dan drama. Ia lebih menyoroti seni
dalam bentuk drama seperti yang dipentaskan dalam peran-peran yang diiringi
dengan musik dan tarian. Sehingga dapat saya simpulkan bahwa keindahan harus
mencakup tiga kualitas, yaitu kelengkapan, keselarasan, dan keindahan.
Pada dasarnya
setiap bentuk kesenian selalu memiliki nilai-nilai yang bermanfaat bagi
kelangsungan semangat kebudayaan dan hidup manusia. Penciptaan suatu karya seni
itu sendiri terdiri dari beberapa faktor, yaitu suasana batin, budaya, serta
lingkungan luar seniman itu sendiri. Maka sudah dapat dipastikan bahwa semua
pengaruh tersebut akhirnya menjadi sebuah kesatuan dengan daya estetis, yang
pada akhirnya muncul menjadi sebuah karya seni.
Seni pada umumnya
digunakan terbagi menjadi 3 yaitu :
a). Seni yang dapat
dinikmati melalui media pendengaran, misalnya seni musik, seni suara, dan seni sastra (seperti puisi dan pantun).
Gambar 1.1 Penyair Taufik
Ismail membacakan puisi yang berjudul “Kenangan 100 tahun” pada Malam Taaruf
Muhammadiyah, di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Gambar 1.2 Penyanyi
Raisa Andriana dalam pertunjukan Java Jazz Festival 2014.
b). Seni yang
dinikmati dengan media penglihatan, misalnya lukisan, poster, seni bangunan,
seni gerak beladiri dan sebagainya.
Gambar 1.3 Tari Saman
yang berasal dari Aceh.
Gambar 1.4 Seni bela
diri, pencak Silat.
Gambar 1.5 Potret
Adele Bloch-Bauer I adalah lukisan karya Gustav Klimt yang diselesaikannya pada
tahun 1907. Lukisan ini dengan harga US $ 148.7 di New York City.
c). Seni yang
dinikmati melalui media penglihatan dan pendengaran,misalnya pertunjukan musik,
pagelaran wayang, film, dan sebagainya.
Gambar
1.6 Pertunjukan wayang golek oleh Asep Sunandar.
Gambar 1.7 Suasana
Dalam Gedung Bioskop Karia, di Solo.
“Melalui
seni, kita mampu menciptakan keindahan, keakraban,
kecintaan dan lebih dari pada itu seni dapat menciptakan hal-hal lain yang
tidak dapat kita bayangkan”.
Website
Perspektif dan Teori Komunikasi. (2008). Diunduh pada tanggal 21 Maret 2014 dari http://teddykw1.wordpress.com/2008/03/29/dimensi-eksistensi-manusia-dalam-seni-ilmu-filsafat-dan-agama/
Seni. (2014). Diunduh pada tanggal 21 Maret 2014 dari http://id.wikipedia.org/wiki/Seni
Seni. (2007). Diunduh pada tanggal 21 Maret 2014 dari http://cepspenza.blogspot.com/2007/06/seni-adalah-ungkapan-perasaan-seseorang.html







hai kak, postan kaka sudah baik.. cm yang kurang kakak tidak menuliskan gambar brp titik brp nya dibawah gambar yang kakak masukan. misalkan (gambar 1.1) dan tulisan sumbernya terlalu kecil kak..
BalasHapusmksh postannya :)
aku nilai 80 ya :)
oiya sekalian visit n comment dblog aku ya kak : irviyanidisini.blogspot.com
ka ody nice post kakk! nambah pengetahuan, lengkap juga. nilai 85 ya kakk
BalasHapus