3.24.2014

ABOUT RELIGION


Sebagian besar umat manusia di dunia hanya mengetahui 5 agama besar yang menjadi keyakinan mayoritas mereka, yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu dan Budha. Padahal jika kita telusuri lebih luas lagi, sebenarnya agama yang ada di dunia ini terbagi menjadi begitu banyak ajaran dengan keyakinannya masing-masing.

Secara garis besar, agama terbagi menjadi dua, yaitu agama Samawy (berdasarkan kepercayaan monoteisme)dan agama Thabi’i. Agama Samawy yaitu agama yang berasal dari wahyu Allah melalui Rasul-rasul Nya, yang disampaikan kepada umatnya masing-masing. Sedangkan Tahabi’i adalah agama yang lahir dari ide dan pikiran manusia itu sendiri.


AGAMA SAMAWY.
1. Yudaisme.
Ajaran yang dibawa oleh Nabi Musa AS untuk Bani Israel atau yang lebih dikenal dengan sebutan Yahudi, dimana awal mula inti kepercayaan penganut agama Yahudi ini adalah Tuhan yang Maha Esa, namun seiring dengan berjalannya zaman kemudian menyembah sapi emas. Dalam agama Yahudi terdapat dua hari puasa utama dan empat hari puasa kecil. Dua Puasa Utama, Yom Kippur dan Tisha B'Av. Puasa Yom Kippur adalah puasa Hari Perdamaian (Imamat 23:27-28). Sedangkan puasa Tisha B’Av adalah puasa untuk memperingati kekalahan kedua Yahudi atas raja Babylonia yaitu Nebukadnezar pada tahun 586 SM. Untuk hari keagamaan, dalam ajaran mereka hari Sabtu merupakan hari utama yang biasa mereka sebut sebagai hari Sabat. Di antara Jumat sore sampai Sabtu sore mereka akan menyalakan lilin dan meminum anggur serta roti yang telah diberkati.


                                                   Gambar 1.1 Tembok Ratapan, Israel

2. Kristen.
Ajaran yang dibawa melalui Nabi Isa AS sebagai kelanjutan dan penggenap ajaran Nabi Musa AS. Sama seperti Islam dan Yahudi, Kristen mempercayai hanya ada satu Allah atau Tuhan. Hanya bedanya, Kristen mengakui satu Tuhan tersebut memiliki tiga pribadi, yakni Bapa (Sang Pencipta), Putra (Yesus Kristus, Tuhan yang menjelma menjadi manusia), dan Roh Kudus (Tuhan yang ada di hati tiap manusia). Namun ketiganya tetap satu kesatuan yang disebut Tritunggal.


Pada dasarnya, agama Kristen terpecah menjadi tiga aliran gereja karena adanya perbedaan pendapat diantara para pengikutnya, yaitu Kristen Ortodoks, Kristen Katolik, dan Kristen Protestan.

Nah, untuk anda yang mungkin masih bingung kenapa agama Kristen Katolik dan kristen Protestan harus dipisahkan. Padahal kalo kalau kita lihat secara pintas, agama Katolik dan Kristen Protestan sangat mirip, misalnya sama-sama beribadah di gereja dan merayakan Natal, Paskah, dan sebagainya. Dibawah ini saya akan menjelaskan beberapa perbedaannya.

a). Katolik mengakui Paus, Protestan tidak
Ini adalah perbedaan paling utama antara Kristen Protestan dan Katolik. Paus adalah pemimpin tertinggi umat Katolik. Paus bertahta di Vatikan, Roma. Namun agama Protestan tidak mengakui Paus dan tidak memiliki pemimpin tertinggi.

b). Orang Katolik membuat tanda salib, orang Protestan tidak
Cara termudah membedakan yang mana orang Katolik dan yang mana orang Protestan adalah dengan memperhatikan saat mereka mau makan. Sebelum makan, biasanya orang Katolik membuat tanda salib, sedangkan orang Protestan tidak (cuma berdoa aja biasa). Tanda salib ini digunakan sebelum dan sesudah berdoa. Tanda salib dibuat dengan tangan telunjuk kanan menyentuh dahi, dada, bahu kiri, dan bahu kanan secara urut.

c). Perbedaan kitab suci
Sebenarnya nama kitab suci orang Katolik dan Protestan itu sama, yaitu Alkitab. Namun Alkitab Katolik lebih tebal daripada Alkitab Protestan karena di dalam Alkitab Katolik terdapat tambahan 12 kitab yang dinamakan Deutero-Kanonika. Dimana kitab-kitab tersebut tidak diakui kebenarannya di dalam agama Protestan.

d). Masalah penafsiran kitab suci
Dikarenakan adanya perbedaan kitab suci diantara keduanya, maka dalam agama Katolik, pengikutnya tidak diperbolehkan untuk menafsirkan kitab suci. Satu-satunya yang boleh menafsirkan kitab suci hanyalah Magisterium, yaitu para ahli agama yang berpusat di Roma Umat Katolik di seluruh dunia cukup mengikuti penafsiran dari para Magisterium. Sedangkan menurut ajaran agama Protestan, semua orang punya hak yang sama dalam menafsirkan kitab suci.

e). . Pemuka agama Katolik memiliki hierarki (tingkatan), sedangkan Protestan tidak
Para pemuka agama Katolik memiliki hierarki sebagai berikut, room atau pastur, uskup, kardinal dan terakhir paus. Dengan adanya tangga hierarki itu, para pemuka agama Katolik dapat naik jabatan, bahkan bias menjadi Paus. Sedangkan, agama Protestan tidak memiliki hal tersebut.

f). Pemuka agama Katolik tidak boleh menikah, sedangkan Protestan boleh

g). Perempuan bisa menjadi pemuka agama dalam Protestan, sedangkan dalam Katolik dilarang
Dalam Katolik hanya laki-laki saja lah yang boleh menjadi pastur, sedangkan perempuan tidak diperbolehkan. Sedangkan dalam Protestan, baik laki-laki dan perempuan diberikan hak yang sama untuk menjadi pendeta.

h). Perbedaan peribadatan
Peribadatan orang Katolik disebut misa, sedangkan peribadatan orang Protestan disebut kebaktian. Keduanya berbeda dalam hal isi maupun tata cara pelaksanaannya, namun sama-sama dilaksanakan pada hari Minggu.

i). Katolik mengkultuskan Bunda Maria, sedangkan Protestan melarang

j). Katolik mengakui para orang kudus (santo-santa) sementara Protestan tidak
.
k). Katolik boleh menggunakan patung, sedangkan Protestan tidak

l). Katolik mengakui 7 sakramen, sementara Protestan hanya 2
Sakramen adalah bentuk upacara suci yang wajib dilakukan penganut Kristiani sepanjang hidup mereka. Gereja Katolik mengakui ada 7 sakramen, yaitu Baptis (saat masuk dalam agama Kristen), Krisma (diberikan ketika menginjak remaja), Ekaristi (biasanya dilakukan umat Katolik di gereja tiap hari Minggu), Imamat (pentahbisan menjadi pastur/romo), Pernikahan, Pengakuan Dosa, dan Pengurapan Orang Sakit (diberikan saat sakit parah dan hampir meninggal). Namun dalam gereja Protestan, hanya diakui dua sakramen, yaitu Baptis dan Ekaristi.


                                                          Gambar 1.2 Gereja Vatican     

3. Islam.
Islam adalah penerus dan penutup agama-agama Allah, yang berdasarkan pada ajaran yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah SWT, yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada Tuhan”. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah. Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang diwahyukan Allah kepada Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril. Ritual ibadah yang dilakukan umat Islam secara garis besar tertuang di dalam Rukun Islam, yaitu:
a). Mengucapkan dua kalimah syahadat dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak ditaati dan disembah dengan benar kecuali Allah saja dan meyakini bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul Allah.
b).Mendirikan salat wajib lima kali sehari.
c). Berpuasa pada bulan Ramadan.
d). Membayar zakat.
e). Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.

Dan kaum muslim juga wajib meyakini rukun iman, yaitu:
a). Iman kepada Allah
b). Iman kepada malaikat Allah
c). Iman kepada Kitab Allāh (Al-Qur'an, Injil, Taurat, Zabur dan suhuf)
d). Iman kepada nabi dan rasul Allah
e). Iman kepada hari kiamat
f). Iman kepada qada dan qadar\


     Gambar 1.3 Masjidil Haram, Makkah


AGAMA THABI’I

1.   Hinduisme. 
Agama ini meliputi berbagai aliran di antaranya Saiwa, Waisnawa, dan Sakta dengan membawa suatu pandangan luas akan hukum dan aturan tentang moralitas sehari-hari yang berdasar pada karma, darma, dan norma kemasyarakatan. Agama Hindu percaya adanya ratusan dewa dengan kekuasaan dan patung masing-masing, khususnya  3 dewa utama (trimurti) yaitu, Brahma, Wisnu dan Syiwa.
                                                        Gambar 1.4 Tiga Dewa Utama


2. Zoroastrianisme.
Agama ini lahir pada abad 7 SM dimana para pengikutnya mempercayai Ahura Mazda “Tuhan Yang Bijaksana” sebagai Tuhan mereka, dengan memuja api.
                                                            Gambar 1.5 Ritual Ibadah

3. Budhisme.
Agama ini lahir pada abad 6 SM, dimana para pengikutnya memuja Budha Gautama dengan ajarannya, yaitu Budha, Dharma, Sangkha.


  Gambar 1.6 Patung Budha Gautama

4. Taoisme.
Taoisme adalah sebuah aliran filsafat yang berasal dari Cina yang lahir pada abad 3 SM, yang diprakarsai oleh Lao Tse, sebagai Tuhan dalam sistem keagamaan bangsa Cina.


                                                  Gambar 1.7 Simbol Ajaran Taoisme

5. Konfusianisme.
Agama ini lahir pada tahun 551 SM, berdasarkan ajaran  Confusius dengan kepercayaan
kepada leluhur atau nenek moyang bangsa Cina.


Gambar 1.8 Ritual Ibadah

6. Shintoisme.
Diperkenalkan sebagai agama nasional bangsa Jepang tahun 1868
yang memuja kepada alam, dewa, serta pahlawan-pahlawan mereka.


Gambar 9. Tempat Peribadatan

7. Shikisme
Diajarkan di India oleh Guru Nanak yakni percampuran dari pemahaman Hinduisme dan
Muslim namun sangat menyimpang dari ajaran Islam. 


                                                Gambar 10. Tempat Peribadatan, India.

Namun, jika agama dilihat dari perspektif ilmu filsafat, maka filsafat akan
membahas tentang unsur-unsur pokok agama secara mendalam, rasional, menyeluruh, sistematis, logis dan bebas.
 
Bagaimana Filosofis dan Teologis memandang agama?
Setelah membaca sebuah artikel menarik yang membahas tentang pandangan para
filosofis dan teologis, maka dapat saya rangkum hasil sebagai berikut:
-Filosofis dan teologis sepakat bahwa Tuhan adalah sumber dari segala sesuatu
 yang ada di alam semesta ini.
-Pada umumnya, para filosofis meletakkan Tuhan sebagai titik akhir dari suatu kesimpulan yang dibuat, sedangkan teologis memandang Tuhan sebagai titik awal pembahasannya.
-Filsafat berdasar pada akal, sedangkan teologi langsung dari wahyu Tuhan.
- Filosofis dan teologis sama-sama tidak pernah tuntas membahas ekstensi tuhaan.
-Filsafat menjelaskan Tuhan sebagai zat yang impersonal. Sedangkan teologi melihat Tuhan sebagai zat yang personal.
-Objek pembahasan filsafat dan teologi sama, yaitu tentang wujud Tuhan sebagai zat yang paling sempurna dan abadi.

Dalam filsafat agama, sistem kepercayaan kepada yang gaib juga tetap menjadi suatu hal yang penting, karena salah satu pokok ajaran agama adalah dengan menyadari adanya zat yang gaib dan Maha Suci. Dibawah ini merupakan beberapa aliran Ketuhanan yang terdapat dalm ilmu filsafat.
 A). Teisme
Teisme berpendapat bahwa alam diciptakan oleh Tuhan yang Maha Sempurna, sehingga antara Tuhan dan makhluk sangat berbeda. Teisme menegaskan bahwa setelah Tuhan  menciptakan alam, Ia tetap aktif dan memelihara alam. Agama-agama besar pada dasarnya menganut paham teisme, seperti Yahudi, Kristen dan Islam.
B).Deisme
Deisme berasal dari bahasa Latin deus yang berarti Tuhan. Menurut paham deisme Tuhan berada jauh di luar alam. Tuhan menciptakan alam dan sesudah alam diciptakan-Nya, Ia tidak memperhatikan dan memelihara alam lagi. Alam berjalan sesuai dengan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan ketika proses penciptaan.
C). Panteisme
Panteisme terdiri atas tiga kata, yaitu pan yang berarti seluruh, theo yang berarti Tuhan, dan isme yang berarti paham. Jadi pantesime adalah paham bahwa alam ini adalah Tuhan. Benda-benda yang dapat ditangkap dengan pancaindra adalah bagian dari Tuhan. Seperti manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, dan benda mati adalah bagian dari Tuhan.

Namun diluar tiga aliran yang mendukung teori Ketuhanan diatas, beberapa bentuk penolakan terhadap agama juga ramai terjadi, beberapa contoh pemahaman diantaranya muncul dari David Hume. Ia adalah tokoh filsafat barat yang mengembangkan filsafat empirisisme. Menurut David, manusia tidak membawa pengetahuan bawaan dalam hidupnya. Selain itu, terdapat juga pemahaman positivisme, yang memandang agama sebagai peradaban manusia yang primitif.



Website

Agama di Dunia. Diunduh pada tanggal 21 Maret 2014 dari http://www.angelfire.com/il/Nalapralaya/AGAMAAGAMADIDUNIA.html

Agama Dalam Filsafat Klasik. (2011). Diunduh pada tanggal 21 Maret 2014 dari http://jalanpencerahan.wordpress.com/artikel/agama-dalam-filsafat-klasik

Perbedaan Katolik dan Kristen Protestan. (2012). Diunduh pada tanggal 21 Maret 2014 dari http://mengakubackpacker.blogspot.com/2012/10/perbedaan-katolik-dan-kristen-protestan.html

Hubungan Filsafat dan Agama (2012). Diunduh pada tanggal 21 Maret 2014 dari http://fauzulandim.blogspot.com/2013/01/hubungan-filsafat-dan-agama.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar